Suntiang, Perpaduan Makanan Jepang Dan Padang

Romy

18 December 2018 | 14:07

Kenapa sih munculin konsep Suntiang pertama kita ingin memajukan budyaa makanan kita sendiri karena kalau kita lihat di mal-mal selalu makanannya adalah chained store makanan luar negeri, konsep luar negeri, nama-nama luar negeri yang dibawa langsung dari sana ke sini mentah-mentah gitu kan. Sedangkan yang dari budaya kita itu masih sangat kecil contohnya Indonesian yang sebagian kecil yang ada di mal-mal. 

kita ingin bagaimana cara memajukan makanan Indonesia dengan cara yang modern dengan mengasimilasi makanan Jepang yang sangat populer di Indonesia khususnya Jakarta.Di mana anak muda itu sangat cenderung sangat menyukai makanan2 Jepang gitu kan. Akhirnya saya tampilkan di Suntiang makanan2 Jepang yang bertemakan Indonesia khsusunya Padang gitu.

Kenapa Padang? Pertama pasti kalau padang kita yakin sekali bahwa makanan padang ini makanan yang sangat menggambarkan Indonesia. karena tahu sendri bahwa makanan Padang itu nomor satu di dunia ada rendangnya, gulainya dan berbagai macam elemen padanga yang kita kombinasikan dengan makanan2 Jepang.

Memang pasti semua terpikir agak aneh ya pertama-tama tapi pas dirasakan akan memunculkan sensasi yang baru yang pasti ga akan ada di restoran lain gitu.

our best seller namanya gulai ramen. Jadi ibaratnya ramen dengan kuah gulai itu menjadi awal dari kita buka dari tiga tahun lalu itu memang konstan menjadi top fivenyalah. Naj jadi di situ gulai ramen itu jadi contoh bukti bahwa kita bisa menggabungkan dua budaya Indonesia sama Jepang. Yang di mana makanannya itu konsepnya ramen tapi kuahnya kita ubah dengan gulai masakan padang gitu.

gambaran-gambaran makanan suntiang sih mungkin dari berbagai macam kategori seperti sushi yg terdiri dari elemen2 Padang contohnya kita punya dendeng roll, rending roll di mana rollnya itu ada saus padang yang sangat kental yang menghiasi rasa dari sushi tersebut. Nah selain itu juga punya makanan2 yang contohnya nasi goreng dengan bumbu rending tapi tampilannya kita buat seperti Omurice seperti Jepang dengan balutan telornya ala Jepang. Jadi di situ kita berharap tampilan ini menarik buat anak muda khususnya untuk mau mencoba makanan padang.

Kebetulan sekali kita punya menu dengan konsep keju meleleh itu. Kita pernah kita punya semacama rending Cheese roll itu semacam sushi yang di dalamnya itu ada rending tapi juga ada keju di dalamnya meleleh ditoast dengan melelh jadi ketika dimakan ada sensasi rendangnya ada kejunya. Selain itu kita juga punya menu nasi bakar daging dan campuran keju meleleh sudah ada sebenarnya.

Kalau minat orang itu pasti sangat tergantung oleh sosial media ya. Kalau sosial medianya lagi heboh keju meleleh mereka akan mencari menu apa dan itu berlaku dengan restoran. Mereka akan mencari restoran dengan menu yang menggambarkan lagi tren. Mungkin sebelum keju kita lihat dulu green tea. Dulu salah satunya yang bikin kue cubit green tea itu kita dulu yang pertama. setelah itu meledak di mana –mana dan pada buat dan akhirnya jadilah tren itu sangat kencang sekali. Nah sekarang sudah berganti tahun berganti juga trennya. Tergantung sosial media sih sebenarnya. Yang sangat mempengaruhi zaman sekarang.

TAGS

Comments

About Us

Tempo Channel adalah salah satu produk digital dari Tempo Media Group. Tempo Channel lahir sebagai jawaban atas kebutuhan informasi digital berkualitas tentang industri pariwisata dan berita wisata. Tempo Channel, dibuat oleh tangan-tangan piawai yang menyimpan sejuta informasi.

read more