PESONA LOMBOK 2019

07 March 2019 | 15:00

Indonesia surganya wisata alam seperti pantai atau pegunungan. Salah satu tempat wisata wajib untuk disinggahi adalah Lombok di Propinsi Nusa Tenggara Barat. Jika kita mengulas tentang Lombok, banyak sekali lokasi wisata yang masih asri dan masuk dalam Best Island in The World versi majalah wisata internasional. Di Kabupaten Lombok Tengah, ada beberapa objek wisata yang sudah dikenal oleh turis mancanegara karena keindahannya. Desa adat Ende, Pantai Mawun, sampai Mandalika, jadi tujuan menarik dan harus dikunjungi bila berada di Lombok.

Upaya pemerintah menaikan okupansi wisatawan tahun ini ialah dengan mempercepat pembangunan kawasan ekonomi khusus di Mandalika. Karena keindahannya, beberapa investor dalam dan luar negeri mulai melakukan riset dan survei lokasi ke Lombok. Yang paling terbaru adalah kehadiran promotor MotoGP di Mandalika. Setelah kedatangan beberapa petinggi ajang balap bergengsi itu, Mandalika masuk sebagai tuan rumah penyelengaraan MotoGP di tahun 2021. Tahap pengerjaan pembangunan sirkuit mulai dikerjakan medio 2019.

Diproyeksikan, ketika race MotoGP di mandalika resmi dibuka akan menaikan wisman yang datang. Beberapa lokasi wisata yang ada di sekitarnya pun akan semakin ramai dipenuhi turis.

Sebelum melihat keindahan Mandalika, kita bisa memulai perjalanan menuju Desa Adat Ende. Ende sebenarnya bukan nama sebuah desa, melainkan sebuah kampung yang dihuni oleh puluhan kepala keluarga suku sasak. Namun, warga setempat menyebut kampung tersebut sebagai Desa Wisata Ende.

Desa Wisata Ende terletak di Desa Sengkol, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah. Ada sekitar 38 rumah adat yang bisa menjadi rujukan para wisatawan.

Menariknya, rumah adat ini bukan hanya rumah adat biasa. Seluruh bangunan terbuat dari kayu dan bambu. Untuk atapnya, menggunakan anyaman alang-alang.

 

Lantai rumah adat disini juga tak biasa. Masyarakat setempat menggunakan kotoran sapi atau kerbau yang dicampur tanah untuk dijadikan lantai yang disebut Bale Tani. Kotoran sapi ini fungsinya untuk merekatkan dan tidak berbau.

Kerajinan khas tenun Lombok banyak ditemukan disini. Warga setempat menjajakan kain tersebut menjelang pintu keluar desa. Untuk harga, anda tidak perlu kuatir. Beberapa kain tenun dibanderol antara Rp. 150.000 – Rp. 1.000.000, tergantung motif dan tingkat kesulitan membuatnya.

Untuk Anda yang gemar wahana air, cobalah mampir ke Pantai Mawun sebelum tiba di Mandalika. Pantai ini berada di Desa Tumpak Kabupaten Lombok Tengah. Untuk masuk ke wisata ini, pengunjung akan dikenakan biaya Rp. 10.000 bagi mobil dan Rp. 5.000 untuk motor. Warna biru air laut terlihat kontras dengan putihnya pasir pantai. Bagi yang ingin makan, disini juga terdapat restoran lokal dan tempat penyewaan bangku pantai. Jarak tempuh jalur darat sekitar 1,5 jam dari Kota Mataram. Info tambahan, pantai ini memiliki ombak yang besar karena berhadapan langsung dengan Samudera Hindia.

Bagi pecinta selancar, wajib mencoba ombak di pantai Selong Belanak. Musim-musim tertentu, tinggi air yang menggulung mencapai 3-5 meter. Kawasan wisata ini berada di Kecamatan Praya, Kabupaten Lombok Tengah. Tidak sulit untuk mencapai lokasi tersebut, karena papan penunjuk jalan sudah cukup jelas mengarahkan. Tiket masuk disini cukup murah, bagi yang membawa mobil akan dikenakan biaya Rp. 5.000. Sedangkan yang membawa motor harus membayar Rp. 2.000. Pantai ini menjadi favorit wisatawan karena memiliki ombak yang tenang serta hamparan pasir luas dan landai. Fasilitas yang tersedia di Pantai Selong Belanak cukup memadai. Ada beberapa penginapan hotel bintang sudah tersedia disini. Jarak tempuh yang dibutuhkan sekitar 1,5 - 2 jam dari Kota Mataram atau Bandara Lombok.

Pariwisata jadi salah satu penunjang untuk menambah devisa negara. Sektor ini mendapat perhatian serius dari pemerintah dengan menyiapkan berbagai infrastruktur pedukung. Di 2018, Kementerian Pariwisata menargetkan 17 juta wisatawan asing yang plesiran ke Indonesia. Menurut data Badan Pusat Statisik, hingga Desember 2018 tercatat 15,81 jiwa wisatawan mancanegara.

 

Data BPS Agustus 2018, Propinsi NTB telah dikunjungi 1, 51 juta jiwa wisatawan asing. Atau mengalami penurunan pada periode sama tahun sebelumnya sekitar 1,93 persen. Meski tak mencapai target di 2018, sejumlah stakeholder masih optimis jika pertumbuhan pariwisata di Indonesia bisa terpenuhi di 2019. Hal ini terjadi lantaran sejumlah daerah di Indonesia mengalami bencana alam seperti gempa bumi yang terjadi Lombok.

Nahhh.... cukup jelaskan kenapa Mandalika dan Lombok Tengah menjadi salah satu andalan pariwisata di Propinsi NTB.

 

Tertarik ke Mandalika atau Lombok Tengah? Segera luangkan waktu untuk nikmati tempat-tempat wisata di Lombok yang sudah diakui dunia. Sebagai informasi, penerbangan dari Jakarta, Surabaya atau Bali sudah langsung dan ada beberapa kali perjalanan. Bahkan sudah tersedia pula penerbangan langsung dari Singapura ke Lombok dan Malaysia ke Lombok untuk wisatawan mancanegara.

Riset & Penulis: Indra Toni Setiawan

TAGS

Comments

About Us

Tempo Channel adalah salah satu produk digital dari Tempo Media Group. Tempo Channel lahir sebagai jawaban atas kebutuhan informasi digital berkualitas tentang industri pariwisata dan berita wisata. Tempo Channel, dibuat oleh tangan-tangan piawai yang menyimpan sejuta informasi.

read more