Pulau Komodo Ditutup?

09 May 2019 | 11:52

Wacana penutupan Pulau komodo kembali mengeruak. Sebelumnya, Gubernur NTT ingin menutup sementara kawasan Pulau Komodo dengan alasan menggenjot populasi hewan purba tersebut. Akan tetapi hal ini banyak mendapat kritikan dari sejumlah pihak.

Pada saat itu, pengelola kawasan Pulau Komodo bersama penyenggara wisata dan KLHK, belum melihat ada hal yang mendesak dalam penutupan di wilayah ini. Dampak dari wacana tersebut juga akan terasa untuk pemasukan daerah dan potensi ekonomi wisata bagi masyarakat sekitar.

Namun, pada maret 2019 pihak berwenang menggagalkan penyelundupan komodo dari NTT. Ada 6 ekor peranakan yang diselamatkan oleh Polda JawaTimur. Karena beberapa kasus yang terjadi, Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur mengadakan rapat bersama Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Hasil rapat tersebut dibahas salah satunya wacana penutupan. Kebijakan tersebut diutarakan oleh Kepala Biro Humas Pemprov NTT, Marius Jelamu kepada Tempo

"Dari hasil rapat diputuskan Pulau Komodo ditutup sementara mulai Januari 2020. Penutupan ini merupakan respons dari kasus dugaan penyeludupan 41 komodo yang di jual ke luar negeri dengan harga Rp 500 juta per ekor. Kasus penyelundupan binatang yang dilindungi itu diungkap oleh Polda Jawa Timur”

Menurut Pemprov NTT, rencana penutupan hanya dilakukan di Pulau Komodo bukan di seluruh wilayah konservasi. Penutupan tersebut bertujuan memberikan kesempatan kepada pemerintah untuk melakukan konservasi untuk memastikan pasokan makanan komodo terjaga dengan baik.

Pengembangan kawasan Pulau komodo dilakukan dengan menata kembali alam disekitar habitat hewan purba tersebut. Selain itu, penanaman pohon endemik asli Nusa Tenggara Timur disebar ke semua kawasan Pulau Komodo.

Dengan demikian, wacana penutupan Pulau Komodo pada Tahun 2020 apakah jadi realita.

Menurut Pemprov NTT, rencana penutupan hanya dilakukan di Pulau Komodo bukan di seluruh wilayah konservasi. Penutupan tersebut bertujuan memberikan kesempatan kepada pemerintah untuk melakukan konservasi untuk memastikan pasokan makanan komodo terjaga dengan baik.

Pengembangan kawasan Pulau komodo dilakukan dengan menata kembali alam disekitar habitat hewan purba tersebut. Selain itu, penanaman pohon endemik asli Nusa Tenggara Timur disebar ke semua kawasan Pulau Komodo.

Dengan demikian, wacana penutupan Pulau Komodo pada Tahun 2020 apakah jadi realita.

Riset & Penulis: Indra Toni Setiawan

Comments

About Us

Tempo Channel adalah salah satu produk digital dari Tempo Media Group. Tempo Channel lahir sebagai jawaban atas kebutuhan informasi digital berkualitas tentang industri pariwisata dan berita wisata. Tempo Channel, dibuat oleh tangan-tangan piawai yang menyimpan sejuta informasi.

read more