Ini Kompensasi Delay Ketika Mudik Dengan Transportasi Umum

Romy

23 May 2019 | 10:00

Libur lebaran menjadi momen yang ditunggu setiap tahun oleh jutaan muslim di Indonesia. Beberapa daerah tujuan tanah air selalu dipadati oleh penumpang. Moda transportasi seperti kereta api, bus, kapal laut atau pesawat, menjadi pilihan sejumlah calon pemudik. Bila kehabisan tiket perjalanan, mereka pun tetap mudik ke kampung halaman menggunakan kendaraan pribadi.

 

Yang menjadi masalah tiap tahun ketika mudik adalah adanya keterlambatan jadwal perjalanan. Jika ini terjadi, calon penumpang yang sudah mengatur waktu bepergiannya pun akan terganggu. Namun, kalian tidak perlu kuatir. Pemerintah telah mengeluarkan beberapa peraturan menteri yang menaungi penumpang tentang keterlambatan perjalanan. Berikut beberapa kompensasi yang wajib kalian ketahui ketika terjadi keterlamatan perjalanan dengan moda transportasi.

 

Kereta Api

Kementerian Perhubungan terus membenahi pelayanan di sektor perkeretaapian. Sesuai Peraturan Menteri Perhubungan No PM 47 Tahun 2014, kini penumpang kereta api berhak mendapatkan kompensasi setiap keterlambatan keberangkatan maupun kedatangan. Adapun kompensasi yang didapat sebagai berikut:

  1. Kereta antarkota
  1. Lebih dari 3 jam, wajib diberikan minum dan makanan ringan.
  2. Telat lebih dari 5 jam berdasarkan wajib memberikan makanan berat dan minuman.
  3. KAI mencarikan moda transportasi lain, atau ganti rugi senilai harga tiket jika gangguan kereta tak bisa melanjutkan perjalanan.

 

  1. Kereta Perkotaan
  1. Lebih dari 30 menit, penumpang wajib mendapat formulir informasi keterlambatan di stasiun tujuan
  2. Lebih dari 2 jam, penumpang berhak membatalkan transaksi perjalanan dan mengganti tiket

 

Kapal Laut

Dalam hal terjadi keterlambatan keberangkatan perjalanan terjadwal, penyelenggara angkutan laut wajib memberikan kompensasi kepada penumpang. Kompensasi itu diatur rinci dalam Pasal 7 dan Pasal 8 Permenhub Nomor PM.37 Tahun 2015 tentang Standar Pelayanan Penumpang Angkutan Laut, yang sebagian subtansinya telah direvisi dua kali melalui Permenhub Nomor PM.199 Tahun 2015 dan Permenhub Nomor PM.39 Tahun 2015. Dalam aturan itu, bila keterlambatan berkisar:

  1. 8 - 24 jam, penumpang berhak diberikan kompensasi makanan berat dan minuman.
  2. Lebih dari 24 jam, perusahaan kapal laut wajib mengembalikan tiket 100 persen.

 

Bus Umum

Bagi penumpang bus yang tinggal di Jabodetabek, akan mendapat jaminan bila ada keterlambatan perjalanan. Melalui Kepala Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) Elly Adriani Sinaga meminta, seluruh Kepala Terminal di Jabodetabek membenahi sisi pelayanan terhadap penumpang. Salah satunya soal kepastian keberangkatan adalah tentang kompensasi yang didapat calon penumpang:

  1. sampai dua jam menunggu bus belum datang, operator wajib memberikan makanan
  2. Jika lebih dari enam jam, penumpang berhak mendapat uang tiketnya kembali atau operator memindahkan ke bus yang setaraf

 

Pesawat

Dari semua transportasi umum, pesawat menjadi pilihan utama untuk sejumlah penumpang yang tinggal di kota-kota besar. Kecepatan dan waktu yang singkat adalah alasan mengapa pesawat selalu penuh saat mudik lebaran. Meski demikian, tidak jarang penumpang kecewa dengan keterlambatan penerbangan. Melalui Kementerian Perhubungan memberlakukan aturan kompensasi. Tertulis pada Peraturan Menteri (PM) Perhubungan Republik Indonesia No 89 Tahun 2015. Untuk itu, calon penumpang harus mengetahui hak-hak yang didapat jika terjadi penundaan perjalanan.

  1. 30 menit - 60 menit, kompensasi minuman ringan
  2.  60 menit - 120 menit, kompensasi minuman dan makanan ringan
  3. 120 menit - 180 menit, kompensasi minuman dan makanan berat
  4. 180 menit - 240 menit, kompensasi minuman, makanan ringan, dan makanan berat
  5. Lebih dari 240 menit, kompensasi ganti rugi sebesar Rp. 300.000
  6. Pembatalan penerbangan, wajib mengalihkan ke penerbangan berikutnya atau mengembalikan seluruh biaya tiket (refund ticket)

 

Dengan ketentuan dan peraturan yang telah ditetapkan oleh pemerintah terhadap penyedia jasa transportasi umum, maka hak-hak penumpang akan terlindungi dan mendapat kepastian dalam perjalanannya.

 

Liputan, Riset & Penulis: Indra Toni Setiawan

Comments

About Us

Tempo Channel adalah salah satu produk digital dari Tempo Media Group. Tempo Channel lahir sebagai jawaban atas kebutuhan informasi digital berkualitas tentang industri pariwisata dan berita wisata. Tempo Channel, dibuat oleh tangan-tangan piawai yang menyimpan sejuta informasi.

read more