Ini Oleh-Oleh Di Jalur Pantura

29 May 2019 | 13:35

Jalan-jalan ke suatu tempat tidak lengkap rasanya jika pulang tanpa membawa buah tangan. Semua daerah di Indonesia memiliki makanan khas yang bisa menjadi oleh-oleh untuk keluarga dirumah. Pada tahun 2019 ini, jumlah pengguna jalan tol di Trans-Jawa diprediksi akan meningkat. Diharapkan, kenaikan jumlah pengguna tol akan mendongkrak perekonomian masyarakat setempat, termasuk pedagang oleh-oleh.

 

Disepanjang jalur Tol Trans-Jawa, ada beberapa tempat yang terkenal dengan makanan khasnya. Berikut 4 wilayah oleh-oleh ikonik di beberapa tempat pintu keluar tolo Trans-Jawa.

 

 

Brebes

Berada di jalur pantai utara atau yang dikenal dengan Pantura, Brebes menjadi salah satu jalur yang dilewati pemudik. Saat kembali ke ibukota, sempatkan mampir di kota bawang ini ini untuk membeli beberapa oleh-oleh yang terkenal sejak lama. Salah satu buah tangan khas Brebes adalah telur asin.

 

Makanan yang satu ini tak boleh terlewat. Telur asin khas Brebes terkenal karena enak dan berkualitas. Olahan telur bebek ini punya tekstur berminyak, gurih dan berpasir. Di sepanjang jalan raya, banyak penjaja telur asin yang biasanya memproduksi sendiri sehingga terjamin kualitasnya. Telur asin khas Brebes juga tersedia dalam dua pilihan yakni original dan telur asin bakar. Keduanya sama-sama enak dan sesuaikan dengan selera kalian.

 

Selain telur asin, ada juga abon ikan. Brebes juga dikenal sebagai produsen olahan ikan bandeng. Salah satu yang paling populer adalah abon ikan. Pelengkap makan ini bukan hanya enak dan gurih tapi juga kaya nutrisi. Orang-orang menjadikan abon ikan bandeng sebagai alternatif jika malas memisahkan duri saat makan ikan bandeng. Abon ikan ini juga tersedia dalam berbagai ukuran jadi bisa disesuaikan dengan kebutuhan.

 

Nah jangan heran kalau melintas Brebes kadang mencium aroma bawang merah yang semerbak. Kawasan ini memang dikenal memiliki bawang merah berkualitas juara. Bawangnya besar dan harum. Bolehlah membeli beberapa ikat bawang merah sebagai stok bumbu dapur di rumah. Tapi buat rekan dan kerabat, bisa membeli bawang goreng siap saji. Sebagai pelengkap makan nasi hangat, bawang goreng jadi pilihan yang enak.

 

 

Semarang

Semarang yang merupakan ibu kota Provinsi Jawa Tengah ini memiliki beragam sajian kuliner khas yang menggoda. Jika Lebaran kali ini kamu mudik ke Semarang atau melewati kota Semarang, ada baiknya untuk singgah sebentar dan mencicipi kuliner khas yang ada di sana.

 

Bila kita sedang berada di Kawasan Simpang Lima, Semarang dan ingin menuju Tugu Muda, kita akan melewati sebuah jalan yang diberi nama jalan Pandanaran. Jalan yang berada di tengah-tengah kota Semarang ini merupakan sentra jajanan oleh-oleh khas Semarang. Di tempat inilah makanan khas Semarang seperti lumpia, bandeng presto, tahu baso dan wingko babat dapat ditemui dengan mudah.

 

Salah satu penjual lumpia di Jalan Pandanaran adalah lumpia Mbak Lien yang punya merupan keluarga dari pendiri lumpia di gang Lombok Semarang. Yang spesial dari lumpia Mbak Lien adalah isinya yang ditambahi racikan daging ayam kampung. Selain itu, terdapat tiga macam isi lumpia, yaitu lumpia isi udang, isi ayam, dan lumpia isi campuran antara keduanya.

 

Selain lumpia, ada juga bandeng presto. Di sini terdapat dua toko besar yang terkenal menjual kuliner bandeng presto, yaitu toko Bandeng Presto pertama sejak tahun 1977 dan Bandeng Juwana. Harga bandeng presto di Jalan Pandanaran bervariasi, mulai dari Rp 30.000 sampai Rp 95.000 per kilogram.

 

Ada pula wingko babat cap kereta api. Wingko babat label ini menawarkan berbagai rasa unik, seperti rasa durian, pisang, bahkan coklat. Harga yang ditawarkan juga bervariasi tergantung besarnya ukuran dan rasa. Masih dijejeran penjual wingko babat, terdapat penjual tahu baso. Pangan ini sudah menjadi oleh-oleh wajib ketika berkunjung ke Semarang.

 

Jalan Pandaranan merupakan surganya para pecinta wisata belanja oleh-oleh di kota Semarang. Jalan ini selalu ramai dari pagi hingga malam dan akan bertambah ramai jika sudah memasuki akhir pekan. So, jika datang ke Semarang jangan lupa belanja oleh-olehnya di Jalan Pandanaran.

 

 

Solo

Rasanya belum afdal kalau mudik ke Solo, Jawa Tengah, tidak membeli camilan (jajanan) khas Solo. Ada banyak pilihan toko oleh-oleh yang menjual aneka macam panganan khas Solo, salah satunya di Pasar Klewer. Selain menjual beragam batik dan kerajinan tangan, Pasar klewer terkenal dengan oleh-oleh yang dijual dengan harga murah. Disini kita bisa menjumpai rambak petis, brem solo, ampyang dan intip ditiap sudut toko.

Rambak petis menjadi pilihan pertama jika berkunjung ke Solo. Meski panganan ini sudah banyak dijual, tapi rasa yang dipadu dengan petis, hanya ada di Solo. Rambak terbuat dari kulit sapi atau kerbau yang digoreng kering mirip seperti kerupuk. Rasanya gurih dan ada sedikit rasa pedasnya. Camilan ini sangat nikmat dimakan bersamaan dengan petis. Untuk mendapatkan oleh-oleh ini kamu bisa datang ke kampung Jagalan, Jebres, Solo, di sana terdapat tempat produksinya.

 

Lalu ada brem solo yang memiliki rasa unik ketika masuk ke mulut. Oleh-oleh ini dibuat dari peragian air tape. Kamu juga sangat mudah menemukan jajanan ini, hampir di semua toko oleh-oleh Solo tersedia. Tapi, jika kamu mau membeli dengan jumlah banyak dan pastinya murah, bisa datang ke pabrik brem solo di Kadipiro, Banjarsari, Kota Solo.

 

Dan yang terakhir mungkin kamu mengenal kuliner ini dengan nama gulang kacang atau biasa dikenal ampyang. Salah satu makanan tradisional di Solo ini terbuat dari gula merah, kacang dan jahe. Rasanya manis dan legit, di tambah ada rasa dari jahenya. Kamu juga sangat mudah menemukan oleh-oleh ini di Solo.

 

 

Surabaya

 Oleh-oleh khas Surabaya banyak yang enak-enak. Oleh-oleh ini cocok dibawa pulang untuk orang rumah. Jadi kalau kamu jalan-jalan di Surabaya jangan lupa membawa oleh-oleh khasnya. Oleh-oleh ini bisa dimakan sendiri, bersama keluarga, atau diberikan ke rekan. 

 

Pangan yang pertama adalah Lapis Surabaya. Kue lapis Surabaya memiliki rasa dan penampilan yang khas karena berbeda dari kebanyakan kue lapis. Kue dengan tekstur lembut yang mirip roti spons ini memiliki rasa tertentu berdasarkan selai yang digunakan sebagai perekatnya. Tekstur lembut tersebut berasal dari penggunaan telur dalam jumlah banyak sebagai bahan roti ini. Salah satu alasan mengapa roti ini masuk dalam jajaran oleh – oleh berkelas premium dari Surabaya.

 

Lalu, bagi penyuka panganan pedas, bisa mencoba sambal Bu Rudy. Sambal Bu Rudy merupakan oleh-oleh yang tidak boleh terlewatkan untuk dibawa pulang. Pedasnya yang khas pada sambal ini membuat orang yang pernah makan ketagihan. Sambal Bu Rudy tersedia dalam pilihan rasa, mulai dari sambal bajak, sambal bawang, hingga sambal udang. 

Selain sambal, ada banyak jajanan dan kuliner khas Surabaya seperti aneka keripik dan gorengan. Di bagian belakang toko, terdapat tempat makan yang bisa kamu datangi untuk mencicipi langsung sambal buatan Bu Rudy. Kamu bisa membeli Sambal Bu Rudy di Jalan Dharmahusada 140.

 

Dan yang terkahir ialah almond cripy. Almond Crispy Cheese merupakan camilan khas Surabaya yang paling terkenal. Almond Crispy Cheese bentuknya sangat tipis sehingga sangat renyah ketika dimakan. Belum lagi topping keju dan almond menambah kelezatan camilan ini. 

Camilan ini memiliki beberapa varian antara lain original cheese, green tea, dan cokelat. Untuk mencari camilan ini sangat mudah. Kamu bisa menemukannya di toko oleh-oleh khas Surabaya

 

 

Riset & Penulis: Indra Toni Setiawan

Comments

About Us

Tempo Channel adalah salah satu produk digital dari Tempo Media Group. Tempo Channel lahir sebagai jawaban atas kebutuhan informasi digital berkualitas tentang industri pariwisata dan berita wisata. Tempo Channel, dibuat oleh tangan-tangan piawai yang menyimpan sejuta informasi.

read more