Kemegahan Masjid An-Nur Di Pekanbaru Yang Mirip Taj Mahal

Erdy Kusuma

30 July 2019 | 17:10

Masjid Raya An-Nur di Pekanbaru, Riau menjadi salah satu masjid megah yang telah menjadi ikon kota Pekanbaru. Desain masjid juga mencuri perhatian banyak orang karena mirip dengan Taj Mahal di India. Tempo Channel pun berkesempatan untuk mengunjungi salah satu destinasi wisata religi yang ada di Pekanbaru ini.

Beralamat di Jalan Hangtuah, Kecamatan Pekanbaru Kota, Kota Pekanbaru, Masjid Raya An-Nur merupakan masjid megah yang sudah dibangun sejak Tahun 1963. Masjid yang telah mengalami beberapa kali renovasi ini kini berdiri di atas lahan seluas 12,5 hektar. Perombakan besar-besaran terjadi pada tahun 2002, di era Gubernur Riau Saleh Djasit.

Desain Masjid Raya An-Nur mengkombinasikan arsitektur bergaya Melayu, Turki, Arab dan India. Keberadaan kolam memanjang di depan masjid lah yang membuatnya semakin mirip dengan desain Taj Mahal. Masjid memiliki satu kubah besar yang dikelilingi empat kubah dengan berdiameter lebih kecil. Kubah-kubah ini didominasi warna hijau, yang menyerupai gasing terbalik.

Keindahan Masjid Raya An-Nur juga terpancar pada interiornya. Saat memasuki masjid, terdapat sebuah lorong yang dihiasi kaligrafi arab. Sementara jendela-jendela masjid di desain bergaya turki, dengan ornamen dan mozaik indah.

Masjid An Nur terdiri dari dua lantai. Pada bagian lantai dasar, terdapat sejumlah ruangan. Diantaranya kantor pengurus, lembaga pendidikan, dan juga ruang pertemuan. Lembaga pendidikan yang tersedia mulai dari taman kanak-kanak, SD hingga SMA. Sementara untuk lantai atas dimanfaatkan sebagai ruang ibadah. Ketika diperuntukkan sholat, masjid mampu menampung sekitar 4000-an jemaah.

Sekitar tahun 1970-an, Masjid Raya An-Nur pernah digunakan untuk kegiatan akademisi, dengan difungsikan sebagai kampus. Kala itu nama kampusnya adalah Kampus Sultan Syarif Kasim, yang kini menjadi Universitas Islam Negeri Riau. Pasca renovasi yang berkelanjutan, sarana dan fasilitas masjid semakin lengkap. Masjid ini juga dilengkapi dengan perpustakaan. Untuk mempermudah mobilisasi dan memberi kenyamanan jemaah, masjid juga dilengkapi eskalator.

Pasca renovasi, sejak diresmikan oleh mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono Tahun 2004, Masjid Raya An-Nur telah menjadi salah satu destinasi wisata religi utama di kota Pekanbaru. Selain beribadah, pengunjung umumnya datang untuk mengabadikan keindahan masjid. Keunikan lain masjid Raya An-Nur adalah keberadaan puluhan pohon kurma di halaman masjid. Saat musim panen tiba, pengunjung pun dapat menikmati buah kurma yang telah matang. Menarik bukan? 

 

 

Erdy Kusuma
www.tempochannel.com

Comments

About Us

Tempo Channel adalah salah satu produk digital dari Tempo Media Group. Tempo Channel lahir sebagai jawaban atas kebutuhan informasi digital berkualitas tentang industri pariwisata dan berita wisata. Tempo Channel, dibuat oleh tangan-tangan piawai yang menyimpan sejuta informasi.

read more