Nostalgia Secangkir Kopi

Romy

21 December 2018 | 18:17

Nama Sipirok kopi ini kita jalankan mulai 2013. Latar belakangnya adalah memang kopi sipirok itu sudah unggul. Jadi kita kembali mengangkat nama ini.

“ Kemudian juga sebenarnya kualitas dan ragam kuliner kita sangat beragam, itu juga yang pengen kita angkat. Taglinenya kami itu kan not just kopi, its heritage..”

Kemudian kita bikin lokakarya waktu itu. Sambil memperkenalkan mereka. Bibit kopi itu harus menanam kopi dulu, harus mulai dengan bibit yang benar. Lahannya dengan bibit harus cocok, jangan bibit yang harusnya diketinggian, ditanam di daerah rendah.

Pada saat 2014 itu kita bikin festival, kita mengundang muri. Dia mencatat rekor yang kita laksanakan itu..Ini buat marketing lah, biar citra kopi lokal itu terangkat.

Ada misalnya limbat, ikan lele yang diasap. ITu makahan khas Tapanuli..ada juga daun ubi tumbuk..itu khasnya Sipirok. Ada juga makanan yang disiapkan untuk acara adat, kita siapkan juga disini.

Orang yang tau kan kopi mandailing, gayo, sementara kalau kopi mandailing itu dulunya, justru kopi dari sipoirok ini lah yang dibawa ke mandailang..dari sinilah di bawa ke belanda, begitu kopi ini sampai di belanda, orang belanda Cuma tahu bahwa kopi ini kopi mandailing.

Harapan kita itu masyarakat carilah kopi lokal paling baik, dan itu banyak, Jangan kita membanggakan kopi dari luar..karena orang luar sangat menghargai kopi lokal kita.

Comments

About Us

Tempo Channel adalah salah satu produk digital dari Tempo Media Group. Tempo Channel lahir sebagai jawaban atas kebutuhan informasi digital berkualitas tentang industri pariwisata dan berita wisata. Tempo Channel, dibuat oleh tangan-tangan piawai yang menyimpan sejuta informasi.

read more